Langsung ke konten utama

Describe some inggredients

1. Parsley



Peterseli (Petroselinum crispum) merupakan tanaman yang berwarna hijau dan cocok digunakan sebagai makanan dalam bentuk biji. Tanaman ini banyak mengandung zat besi. Hanya cocok digunakan dalam bahan makanan seperti pizza dan spageti. Digunakan sebagai minyak, akar, dan sebagainya.

Manfaat :

Daun parsley sendiri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Apa saja manfaatnya? Berikut ini adalah beberapa Manfaat dari daun parsley:
Sebagai bahan campuran pada masakan
Daun parsley sering sekali digunakan sebagai salah satu bahan campuran pada masakan. Baik sebagai bahan campuran utama, atau sebagai hiasan atau hiasan dari makanan. Berikut ini bebrapa jenis masakan yang menggunakan daun parsley: Sup, Makanan tradisional Italia, seperti pasta
Hiasi dari beberapa jenis makanan
Mencegah Kerusakan otak
asam folat yang serkandung pada daun parsley juga bermanfaat untuk mencegah kerusakan otak, juga meningkatkan fungsi dan kapasitas otak.

Nutrisi : 

Daun parsley memiliki kandungan gizi yang banyak yang dapat memberikan manfaat yang baik kesehatan. Kandungan gizi yang ada pada daun parsley diantaranya asam folat, lisin, asam amino, vitamin A, vitamin C, nikotin, apiola, firocoumarin, xanthotoxin, kalsium, fosfor, beta-phelandrene, zat besi dan potassium.

Karakteristik :

Daun parsley ini mempunyai ciri-ciri daun yang mirip dengan daun wortel, berwarna hijau dan juga harum.


2. Oregano


Oregano atau Pot Marjoram (Origanum vulgare) merupakan tanaman yang biasa ditanam di Mediterania dan Asia tengah dan selatan. Tanaman ini biasanya cocok digunakan untuk membuat makanan seperti pizza dan spageti.


Manfaat :

Oregano, Bumbu Masakan yang Kaya Manfaat
Oregano, Bumbu Masakan yang Kaya Manfaat (Felixia Amanda)
Bobo.id - Oregano merupakan salah satu bumbu masakan Itali. Selain menambah rasa, oregano juga dapat menambah aroma pada makanan. Oregano terkenal sebagai bumbu masakan yang memiliki aroma yang khas yang masih berkerabat dengan daun mint. Digunakan Oleh Masyarakat  Yunani. Oregano ini pertama kali digunakan oleh orang-orang Yunani dan kemudian didistribusikan di seluruh Eropa dan didistribusikan ke Tiongkok.




Nutrisi :

Oregano mengandung senyawa karvakrol, timol, limonen, pinen, ocimene, dan caryophyllene. Daun dan batang yang menyokong bunga pada tanaman ini bersifat antiseptik, antispasmodik, karminatif, cholagogue, ekspektoran, stimulan, serta tonikum. Oregano bisa dimakan langsung guna mengatasi demam, influenza, sakit perut, serta sakit akibat menstruasi.

Selain itu, oregano juga memiliki khasiat yang dapat menenangkan dan membantu tubuh di saat tidur. Daun dengan aroma yang harum ini juga kaya akan kandungan timol yang berfungsi antiseptik kuat bila digunakan sebagai obat luar.

Karakteristik :

Oregano atau pot marjoram dengan nama ilmiah Origanum vulgare, dikutip dari Wikipedia, merupakan tanaman yang biasa ditanam di Mediterania dan Asia tengah dan selatan. Tanaman ini memiliki panjang 20-80 cm. Oregano memiliki bunga berwarna ungu dan daun-daun zaitun hijau berbentuk sekop.
Bunganya berbentuk malai dengan beberapa batang bercabang tumbuh dari tangkai pusat, membentuk perbungaan cembung atau datar-puncak terbuka. Mahkota bunga bisa berwarna ungu, merah muda, atau putih bergantung pada spesiesnya.


3. Mint 




Pepermin merupakan tanaman yang sebagian besar ditanam di Eropa. Tanaman ini digunakan untuk keperluan obat-obatan selama dibutuhkan-tahun. Pepermin terkenal ampuh meredakan sakit perut, dan sering kali digunakan sebagai bahan utama dalam minuman hangat seperti teh. Pepermin juga merupakan obat yang ideal untuk menghilangkan rasa sakit kepala.

Mentha piperita L., secara umum dikenal sebagai peppermint (The Romanian Mint Rubbing Association, 2012). Mint atau yang dikenal dengan nama “Pudina” untuk beberapa daerah, digunakan sebagai ekstrak dan pengobatan tradisional rumah tangga yang popular untuk meredakan batuk dan pilek. Jenis tanaman mint ini terdiri dari 40 spesies dari tumbuh-tumbuhan herbal hijau yang sebagian besar terdistribusi di belahan bumi utara seperti Eropa, Amerika, Jepang, China, Brazil dan Formosa.


Nutrisi :

KANDUNGAN GIZI
Pepermin

Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 70
Jumlah Lemak 0,9 g
Lemak jenuh 0,2 g
Lemak tak jenuh ganda 0,5 g
Lemak tak jenuh tunggal 0 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 31 mg
Kalium 569 mg
Jumlah Karbohidrat 15 g
Serat pangan 8 g
Protein 3,8 g
Vitamin A 4.248 IU Vitamin C 31,8 mg
Kalsium 243 mg Zat besi 5,1 mg
Vitamin D 0 IU Vitamin B6 0,1 mg
Vitamin B12 0 µg Magnesium 80 mg


Manfaat :
Daun mint (Mentha piperita L.) banyak dimanfaatkan dalam industri farmasi, rokok, makanan antara lain untuk pembuatan pasta gigi, minyak angin, balsam, kembang gula dan lain-lain (Hadipoentyanti, 2012). Berdasarkan penggunaannya sebagai bumbu, mint (Mentha piperita L.) dapat digunakan untuk bumbu daging, ikan, saus, sup, masakan rebus, cuka, minuman teh, tembakau, dan minuman anggur. Ujung daun yang segar dari seluruh jenis mint juga digunakan dalam minum-minuman, buah, saus apel, es krim, jeli, salad, dan sayur. Sedangkan, dalam dunia kedokteran, kandungan ekstrak minyak daun mint yang mudah menguap yaitu menthol digunakan untuk sakit perut, pereda batuk, inhalasi, mouthwashes, pasta gigi, dsb. Daun mint (Mentha piperita L.) digunakan oleh para herbalis sebagai antiseptik, antipruritik, dan obat karminatif.

Karakteristik :
Daun mint berwarna hijau seperti daun pada umumnya karena mengandung klorofil,memiliki tulang daun menjari dengan pinggiran bergerigi dan permukaan daun ditutupi oleh bulu-bulu halus dan agak tebal. Daun mint biasanya banyak tumbuh di lingkungan yang memiliki curah hujan sedang (Dataran tinggi).


Source :


https://id.m.wikipedia.org/wiki/Peterseli
http://pecintarempahrempah.blogspot.com/2016/10/apa-aja-manfaat-daun-parsley.html?m=1
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Oregano
https://www.google.com/amp/s/bobo.grid.id/amp/08706664/oregano-bumbu-masakan-yang-kaya-manfaat-
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Peterseli
https://www.google.com/amp/s/ulyadays.com/kandungan-manfaat-dan-klasifikasi-daun-mint/amp/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Describe Some Inggredients

JAHE 1. History inggredients Jahe (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron. Jahe termasuk suku Zingiberaceae (temu-temuan). Nama ilmiah jahe diberikan oleh William Roxburgh dari kata Yunani zingiberi, dari Bahasa Sanskerta, singaberi. Jahe diperkirakan berasal dari India. Namun ada pula yang mempercayai jahe berasal dari Republik Rakyat Tiongkok Selatan. Dari India, jahe dibawa sebagai rempah perdagangan hingga Asulia Tenggara, Tiongkok, Jepang, hingga Timur Tengah. Kemudian pada zaman kolonialisme, jahe yang bisa memberikan rasa hangat dan pedas pada makanan segera menjadi komoditas yang populer di Eropa 2. Nutrisi  Jumlah Kandungan Energi Jahe = 51 kkal Jumlah Kandungan Protein Jahe = 1,5 gr Jumlah Kandun...

Describe food #5

Description some food 1. Sushi Bahan : Nasi puti Cuka beras Rumput laut Isian : crab Atiek, salmon, dll Gulungan sushi Cara Membuat : Campurkan cuka beras dan nasi putihnya lalu aduk dengan rata Siapkan gulungan sushinya dan cetak masih diatasi gulungan sushi yg sebelumnya adalah rumput laut Tambahkan isian sesuai selera Gulung sushi dengan rapi lalu potong dengan selera. Deskripsi :  Rasa : sushi mempunya rasa asam pada nasinya. Warna : sushi mempunyai warna putih pada nasinya dan hijau pada rumput lautnya. Tekstur : lembut. History Asal usul kata sushi adalah kata sifat untuk rasa masam yang ditulis dengan huruf kanji  sushi (酸し). Pada awalnya, sushi yang ditulis dengan huruf kanji 鮓 merupakan istilah untuk salah satu jenis pengawetan ikan disebut gyoshō (魚醤) yang membaluri ikan dengan garam dapur , bubuk ragi (麹 koji) atau ampas sake (糟 kasu). Penulisan sushi menggunakan huruf kanji 寿司 yang dimulai pada zaman Edo period...

Describe Food #4

Describe Some Food BARONGKO Bahan : 8 buah pisang ambon (boleh pke pisang kepok) 160 gr gula pasir 3 sdm susu kental manis 1/2 sdt garam 2 tetes vanili essens 100 ml santan kental 300 ml air 2 butir telur secukupnya daun pisang 2 sdm tepung maizena(bisa pke tepung tapioka) Cara Membuat : Blender pisang yg sudah di kupas dan di potong2 yg sudah di camput air. Jika sudah lembut.angkat dan tuang pd wadah.sisihkan. Selanjut nya blender santan kental,telur,tepung maizena garam dan susu kental manis sampe tercampur rata Jika sdh, tuang/campur pada adonan pisang tadi.aduk rata Siapkan daun pisang.bersihkan drngan cara di lap.bagus nya di jemur dulu daun nya biar agsk layu untk memudahkan pembungkusan.lalu potong atau sobek kira 2 sama lebarnya Tuang adonan barongko pada daun.hati2 krna adonan agak encer jd klo tdk hati2 bisa bocor.pilih daun pisang yg kualitas bagus ya jgn yg sobek. Kukus selama 20 menit. Deskripsi Rasa : barongko memiliki rasa ...