Langsung ke konten utama

Daily Activity Version Inggris

Assalamualaikum Wr. Wb


Hallo guys welcome to my blog. Today I will tell about my activity in the campus. Today i go to campus at 7:30 and arrived in yhe campus i go to kitchen and standbye in the front kitchen. After that we oneline and absend one by one. After that we our into thw kitchwn and oneline in mean kitchen and then we pray according to our belife.

after that we our review by senior one by one.
After that we prepare for menu tomorrow that is indonesian food. and my group we get appetizer. " jalangkote ". the firs we cut the vegetable for jalangkote content, that is carrot, potatoes, and leek.
⬇⬇


after that we blanch the vegetable which has been cut little by little for a few minutes. After that we make the stuffing jalangkote, the first saute garlic and shalot, then add carrot, potatoes, and then stir until well. after that add vermicalli and leek then stir again.

⬇⬇


                                  

After that we prepare for make skin jalangkote, that is egg, flour, salt, oil, and coconat milk. to make the dough, the first mix all inggredients after all mixed up the dough for 30 minutes.
⬇⬇



After everithing is ready, we our make jalangkote and we are all told to learn to form well and neatly.
⬇⬇




After that we our do general cleaning adn after that we satandby front kitchen while playing music. after that we oneline and pray then

we ready for back go to home.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Describe food #5

Description some food 1. Sushi Bahan : Nasi puti Cuka beras Rumput laut Isian : crab Atiek, salmon, dll Gulungan sushi Cara Membuat : Campurkan cuka beras dan nasi putihnya lalu aduk dengan rata Siapkan gulungan sushinya dan cetak masih diatasi gulungan sushi yg sebelumnya adalah rumput laut Tambahkan isian sesuai selera Gulung sushi dengan rapi lalu potong dengan selera. Deskripsi :  Rasa : sushi mempunya rasa asam pada nasinya. Warna : sushi mempunyai warna putih pada nasinya dan hijau pada rumput lautnya. Tekstur : lembut. History Asal usul kata sushi adalah kata sifat untuk rasa masam yang ditulis dengan huruf kanji  sushi (酸し). Pada awalnya, sushi yang ditulis dengan huruf kanji 鮓 merupakan istilah untuk salah satu jenis pengawetan ikan disebut gyoshō (魚醤) yang membaluri ikan dengan garam dapur , bubuk ragi (麹 koji) atau ampas sake (糟 kasu). Penulisan sushi menggunakan huruf kanji 寿司 yang dimulai pada zaman Edo period...

Describe Of Inggredients

KUBIS 1. History Of Ingredients Sulit untuk melacak sejarah yang tepat dari kubis, tetapi itu kemungkinan besar didomestikasi di suatu tempat di Eropa sebelum 1000 SM, meskipun savoy tidak dikembangkan sampai abad ke-16. Pada Abad Pertengahan, kubis telah menjadi bagian penting dari masakan Eropa. Kepala kubis umumnya diambil selama tahun pertama dari daur hidup tanaman, tetapi tanaman yang dimaksudkan untuk benih dibiarkan tumbuh tahun kedua, dan harus terus dipisahkan dari tanaman cole lain untuk mencegah penyerbukan silang. Kubis rentan terhadap beberapa kekurangan gizi, serta beberapa hama, dan penyakit bakteri dan jamur. Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (Food and Agriculture Organization, FAO) melaporkan bahwa produksi dunia kubis dan brassica lainnya untuk 2011 hampir 69 juta metrik ton (68 juta ton panjang; 75 juta ton singkat). Hampir setengah dari tanaman ini ditanam di Cina, di mana kubis cina adalah sayuran Brassica paling populer. ...

Describe Some Inggredients

JAHE 1. History inggredients Jahe (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron. Jahe termasuk suku Zingiberaceae (temu-temuan). Nama ilmiah jahe diberikan oleh William Roxburgh dari kata Yunani zingiberi, dari Bahasa Sanskerta, singaberi. Jahe diperkirakan berasal dari India. Namun ada pula yang mempercayai jahe berasal dari Republik Rakyat Tiongkok Selatan. Dari India, jahe dibawa sebagai rempah perdagangan hingga Asulia Tenggara, Tiongkok, Jepang, hingga Timur Tengah. Kemudian pada zaman kolonialisme, jahe yang bisa memberikan rasa hangat dan pedas pada makanan segera menjadi komoditas yang populer di Eropa 2. Nutrisi  Jumlah Kandungan Energi Jahe = 51 kkal Jumlah Kandungan Protein Jahe = 1,5 gr Jumlah Kandun...