Langsung ke konten utama

Famous Food #2

Famous Food

1. Kebab


      Kebab adalah penganan cepat saji terdiri atas daging sapi yang dipanggang seperti satai kemudian diiris-iris ditambah dengan sayuran segar dan mayones, lalu dibalut dengan kulit tortila.[1] Hidangan ini umum dijumpai dalam masakan Laut Tengah, masakan Kaukasus, masakan Asia Tengah, masakan Asia Selatan, masakan Asia Tenggara, dan masakan beberapa negara Afrika. Daging yang umum dipakai untuk kebab adalah daging domba dan daging sapi, atau kadang-kadang daging kambing, daging ayam, ikan, atau kerang. Kebab daging babi dikenal dalam masakan Azerbaijan, Bulgaria, Siprus, Yunani, dan negara bagian Goa di India.
       Nama kebab berasal dari bahasa Arab: kabab (کباب) yang awalnya berarti daging goreng, bukan daging panggang/bakar.[2] Kata kabab kemungkinan berasal dari bahasa Aram: כבבא kabbābā yang mungkin berasal dari bahasa Akkadia: kabābu yang berarti "bakar, panggang".[3] Pada abad ke-14, kebab menjadi sinonim dengan tabahajah, hidangan berupa potongan daging goreng dalam bahasa Persia. Dalam buku-buku berbahasa Turki, istilah kebab sering dipakai untuk bola-bola daging yang dibuat dari daging ayam atau daging domba cincang. [4][5][6]. Istilah kebab baru berarti hidangan daging panggang (shish kebab) sejak zaman Kesultanan Utsmaniyah, tetapi masih ada istilah lain yang lebih kuno untuk daging panggang, yakni shiwa` (شواء ) asal bahasa Arab. Walaupun demikian, kebab masih dipakai dalam pengertian aslinya dalam berbagai hidangan seperti semur, misalnya tas kebab (kebab dalam mangkuk) dari Turki. Dalam masakan Mesir ada hidangan semur daging sapi dan bawang bombay yang disebut kebab halla.


2. Hotdog

Hot dog (frankfurter, frank, wiener, weenie) adalah suatu jenis sosis yang dimasak atau diasapi dan memiliki tekstur yang lebih halus serta rasa yang lebih lembut dan basah daripada kebanyakan sosis. Hot dog sering dimakan dengan tangan (fingerfood), terutama di Amerika Serikat, dan biasanya dimakan bersama roti lunak (bun) yang berbentuk sama dengan sosis, kadang disertai bumbu dan topping. Sandwich yang terbentuk dari kombinasi ini disebut juga dengan istilah hot dog.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Describe Some Inggredients

JAHE 1. History inggredients Jahe (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron. Jahe termasuk suku Zingiberaceae (temu-temuan). Nama ilmiah jahe diberikan oleh William Roxburgh dari kata Yunani zingiberi, dari Bahasa Sanskerta, singaberi. Jahe diperkirakan berasal dari India. Namun ada pula yang mempercayai jahe berasal dari Republik Rakyat Tiongkok Selatan. Dari India, jahe dibawa sebagai rempah perdagangan hingga Asulia Tenggara, Tiongkok, Jepang, hingga Timur Tengah. Kemudian pada zaman kolonialisme, jahe yang bisa memberikan rasa hangat dan pedas pada makanan segera menjadi komoditas yang populer di Eropa 2. Nutrisi  Jumlah Kandungan Energi Jahe = 51 kkal Jumlah Kandungan Protein Jahe = 1,5 gr Jumlah Kandun...

Describe food #5

Description some food 1. Sushi Bahan : Nasi puti Cuka beras Rumput laut Isian : crab Atiek, salmon, dll Gulungan sushi Cara Membuat : Campurkan cuka beras dan nasi putihnya lalu aduk dengan rata Siapkan gulungan sushinya dan cetak masih diatasi gulungan sushi yg sebelumnya adalah rumput laut Tambahkan isian sesuai selera Gulung sushi dengan rapi lalu potong dengan selera. Deskripsi :  Rasa : sushi mempunya rasa asam pada nasinya. Warna : sushi mempunyai warna putih pada nasinya dan hijau pada rumput lautnya. Tekstur : lembut. History Asal usul kata sushi adalah kata sifat untuk rasa masam yang ditulis dengan huruf kanji  sushi (酸し). Pada awalnya, sushi yang ditulis dengan huruf kanji 鮓 merupakan istilah untuk salah satu jenis pengawetan ikan disebut gyoshō (魚醤) yang membaluri ikan dengan garam dapur , bubuk ragi (麹 koji) atau ampas sake (糟 kasu). Penulisan sushi menggunakan huruf kanji 寿司 yang dimulai pada zaman Edo period...

Describe Food #4

Describe Some Food BARONGKO Bahan : 8 buah pisang ambon (boleh pke pisang kepok) 160 gr gula pasir 3 sdm susu kental manis 1/2 sdt garam 2 tetes vanili essens 100 ml santan kental 300 ml air 2 butir telur secukupnya daun pisang 2 sdm tepung maizena(bisa pke tepung tapioka) Cara Membuat : Blender pisang yg sudah di kupas dan di potong2 yg sudah di camput air. Jika sudah lembut.angkat dan tuang pd wadah.sisihkan. Selanjut nya blender santan kental,telur,tepung maizena garam dan susu kental manis sampe tercampur rata Jika sdh, tuang/campur pada adonan pisang tadi.aduk rata Siapkan daun pisang.bersihkan drngan cara di lap.bagus nya di jemur dulu daun nya biar agsk layu untk memudahkan pembungkusan.lalu potong atau sobek kira 2 sama lebarnya Tuang adonan barongko pada daun.hati2 krna adonan agak encer jd klo tdk hati2 bisa bocor.pilih daun pisang yg kualitas bagus ya jgn yg sobek. Kukus selama 20 menit. Deskripsi Rasa : barongko memiliki rasa ...