Langsung ke konten utama

Famous Food #4

Famous Food

1. Coto

Coto makassar atau coto mangkasara adalah makanan tradisional Makassar, Sulawesi Selatan. Makanan ini terbuat dari jeroan (isi perut) sapi yang direbus dalam waktu yang lama. Rebusan jeroan bercampur daging sapi ini kemudian diiris-iris lalu dibumbui dengan bumbu yang diracik secara khusus. Coto dihidangkan dalam mangkuk dan dinikmati dengan ketupat dan "burasa" atau yang biasa dikenal sebagai buras, yakni sejenis ketupat yang dibungkus daun pisang.

Coto makassar diperkirakan telah ada semenjak masa Kerajaan Gowa di abad ke-16.  Dahulu hidangan coto bagian daging sapi sirloin dan tenderloin hanya disajikan untuk disantap oleh keluarga kerajaan. Sementara bagian jeroan disajikan untuk masyarakat kelas bawah atau abdi dalem pengikut kerajaan.

Saat ini coto mangkasara sudah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, mulai di warung pinggir jalan hingga restoran. Masyarakat umum juga menyukai bagian daging sapi atau kerbau yang terletak di bagian punggung (sirloin) itu. Sementara beberapa penjual memberi pilihan daging sapi atau jeroan, atau campuran keduanya, untuk dihidangkan.


2. Pallubasa


Pallubasa adalah makanan tradisional Makassar, Sulawesi Selatan. Seperti Coto Mangkasara (Coto Makassar), Pallubasa juga terbuat dari jeroan (isi dalam perut) sapi atau kerbau. Proses memasaknya pun hampir sama dengan Coto Makassar, yaitu direbus dalam waktu lama. Setelah matang, jeroan yang ditambah dengan daging itu diiris-iris, kemudian ditaruh/dihidangkan dalam mangkuk.

Dahulu, Pallubasa dengan daging sapi sirloin dan tenderloin hanya disajikan untuk disantap oleh keluarga kerajaan, sementara bagian jeroan disajikan untuk masyarakat kelas bawah atau abdi dalem pengikut kerajaan. Kini, penjual-penjual Pallubasa memberikan bermacam-macam pilihan daging sapi atau jeroan untuk dihidangkan.

Yang membedakan Pallubasa dengan Coto Makassar adalah bumbunya yang diracik khusus. Selain itu, Coto Makassar dimakan bersama ketupat, sementara Pallubasa dimakan bersama nasi putih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Describe of Inggredients

BUTTER 1. History Inggredients Mentéga adalah makanan produk susu, dibuat dengan mengaduk krim yang didapat dari susu. Dulu sebagai olesan roti dan biskuit, sebagai bagian dari beberapa resep roti dan masakan, dan kadang-kadang bahan untuk menggoreng. Pengganti mentega adalah margarin, yang biasanya lebih murah, dan memiliki sedikit lemak dan kolesterol. Mentega adalah emulsi air-dalam-minyak, kebalikan dari krim. Mentega tetap padat saat didinginkan, tetapi meleleh secara konsisten pada suhu kamar / suhu di luar. Mentega hampir sama dengan roombutter tetapi roombutter adalah mentega yang wanginya tajam dan berwarna putih. 2. Nutrion content Informasi Gizi Ukuran Porsi: 1 porsi (10 g) per porsi Kilojoule 308 kj Kalori 74 kkal Lemak 8,13 g  Lemak Jenuh 4,94 g Lemak tak Jenuh Ganda 0,2 g  Lemak tak Jenuh Tunggal 2,01 g  Protein 0,06 g Karbohidrat 0,08 g  Serat 0 g Gula 0,07 g Sodium 68 mg 3. Fungction of Inggredients Mentega untuk memas...

Describe Some Inggredients

JAHE 1. History inggredients Jahe (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron. Jahe termasuk suku Zingiberaceae (temu-temuan). Nama ilmiah jahe diberikan oleh William Roxburgh dari kata Yunani zingiberi, dari Bahasa Sanskerta, singaberi. Jahe diperkirakan berasal dari India. Namun ada pula yang mempercayai jahe berasal dari Republik Rakyat Tiongkok Selatan. Dari India, jahe dibawa sebagai rempah perdagangan hingga Asulia Tenggara, Tiongkok, Jepang, hingga Timur Tengah. Kemudian pada zaman kolonialisme, jahe yang bisa memberikan rasa hangat dan pedas pada makanan segera menjadi komoditas yang populer di Eropa 2. Nutrisi  Jumlah Kandungan Energi Jahe = 51 kkal Jumlah Kandungan Protein Jahe = 1,5 gr Jumlah Kandun...

Describe food #5

Description some food 1. Sushi Bahan : Nasi puti Cuka beras Rumput laut Isian : crab Atiek, salmon, dll Gulungan sushi Cara Membuat : Campurkan cuka beras dan nasi putihnya lalu aduk dengan rata Siapkan gulungan sushinya dan cetak masih diatasi gulungan sushi yg sebelumnya adalah rumput laut Tambahkan isian sesuai selera Gulung sushi dengan rapi lalu potong dengan selera. Deskripsi :  Rasa : sushi mempunya rasa asam pada nasinya. Warna : sushi mempunyai warna putih pada nasinya dan hijau pada rumput lautnya. Tekstur : lembut. History Asal usul kata sushi adalah kata sifat untuk rasa masam yang ditulis dengan huruf kanji  sushi (酸し). Pada awalnya, sushi yang ditulis dengan huruf kanji 鮓 merupakan istilah untuk salah satu jenis pengawetan ikan disebut gyoshō (魚醤) yang membaluri ikan dengan garam dapur , bubuk ragi (麹 koji) atau ampas sake (糟 kasu). Penulisan sushi menggunakan huruf kanji 寿司 yang dimulai pada zaman Edo period...